Tech Pack Adalah: Isi, Contoh, dan Cara Membuatnya

Tech pack adalah dokumen spesifikasi teknis yang Anda kirim ke konveksi sebelum produksi dimulai. Isinya: sketsa produk dari depan dan belakang, ukuran setiap potongan, bahan dan kode warna, jenis jahitan, sampai label dan cara packing. Dengan dokumen ini pabrik memproduksi tanpa harus menebak.
Pemilik brand yang baru pertama kali produksi grosir biasanya bertemu istilah ini lewat satu pesan singkat dari konveksi: mohon kirim tech pack-nya. Percakapan sering berhenti di situ, karena hampir tidak pernah ada yang menunjukkan bentuk dokumen itu.
Masalahnya, setiap baris yang kosong di tech pack tetap akan diisi. Yang mengisinya bukan Anda, melainkan kebiasaan konveksi, dan tebakan itulah yang membuat barang jadi berbeda dari sampel yang dulu Anda setujui.

Tech Pack Adalah
Tech pack adalah singkatan dari technical package, kadang ditulis technical packet. Dokumen ini menjadi bahasa bersama antara pemilik brand, desainer, dan pabrik garment sebelum pesanan masuk tahapan proses CMT.
Yang membacanya bukan hanya desainer. Cutter membacanya untuk pola, penjahit untuk konstruksi, tim quality control untuk memeriksa hasil, gudang untuk melipat dan mengemas. Semua orang menemukan jawabannya di halaman yang sama.
Karena itu tech pack selalu lebih tebal dari sekadar gambar. Satu model kaos bisa memuat empat sampai enam halaman, dan setiap halaman menjawab kelompok pertanyaan yang berbeda.
Isi Tech Pack yang Wajib Ada
Satu tech pack dipecah per halaman, satu model satu set. Enam bagian ini yang paling sering diminta konveksi sebelum mereka mau mulai memotong kain.
1. Flat Sketch Depan dan Belakang
Sketsa garis hitam-putih dari dua sisi, tanpa warna dan tanpa gaya ilustrasi. Tujuannya bukan cantik, melainkan menunjukkan letak setiap potongan: kerah, kantong, manset, dan garis jahitan.
2. Spesifikasi Bahan dan Kode Warna
Nama bahan ditulis lengkap dengan komposisinya, misalnya cotton combed 30s, bukan sekadar katun. Setiap warna menyertakan kode, entah kode warna atau nomor lot dari toko kain, agar pabrik tidak menebak dari tangkapan layar.

3. Size Spec dan Toleransi
Tabel ukuran per size: panjang badan, lebar dada, panjang lengan, lebar bahu. Setiap angka disertai toleransi, misalnya 1 cm, yaitu batas yang masih diterima quality control saat memeriksa hasil jahit.
4. Detail Jahitan dan Konstruksi
Jahitan apa dipakai di kerah, di bawah lengan, dan di kelim bawah. Termasuk finishing tepi: overlock atau flatlock, karena keduanya terlihat sama di foto tapi berbeda di tangan.
5. Trim dan Aksesori
Resleting, kancing, drawstring, dan rib kerah ditulis satu per satu: merek, warna, ukuran. Trim adalah bagian yang paling sering diganti konveksi kalau tidak dispesifikasikan.
6. Label dan Packing
Label leher, label perawatan, hangtag, sampai cara melipat dan berapa pcs per polybag. Bagian ini menentukan bentuk barang saat sampai ke pembeli Anda, bukan sekadar pelengkap.
Tech Pack vs Desain Biasa
Gambar desain atau mockup menjawab pertanyaan pembeli: seperti apa produknya. Tech pack menjawab pertanyaan pabrik: bagaimana membuatnya. Dua dokumen ini sering dipertukarkan, dan yang menanggung risikonya selalu pihak yang memesan.
| Pertanyaan pabrik | Gambar desain / mockup | Tech pack |
|---|---|---|
| Berapa ukuran tiap size? | Tidak menjawab | Size spec plus toleransi |
| Warna apa persisnya? | Hampir sama di layar | Kode warna atau nomor lot |
| Jahitan dan bahan apa? | Tidak terlihat | Konstruksi dan komposisi tertulis |
| Siapa yang membacanya? | Pembeli dan tim marketing | Cutter, penjahit, quality control |
| Kalau hasilnya salah? | Revisi dari nol | Acuan memperbaiki satu bagian |
Risiko terbesar mengirim hanya mockup: keputusan yang seharusnya Anda buat pindah ke meja produksi. Ukuran, warna, dan trim ditentukan oleh siapa pun yang kebagian pekerjaan itu hari itu.

Kesalahan yang Paling Sering
Empat kekeliruan ini muncul di hampir setiap tech pack pertama. Sebelum mengirim dokumen, periksa daftar ini satu per satu; itu langkah kecil yang menghemat satu putaran revisi.
Ukuran Tanpa Toleransi
Angka tunggal seperti lebar dada 50 cm tidak memberi ruang bagi kain yang menyusut setelah dicuci. Tambahkan toleransinya, dan tulis cara mengukurnya: direntang di meja atau digantung.

Warna Tanpa Kode
Menyebut navy pada tangkapan layar tidak cukup, karena navy di layar ponsel berbeda dengan navy di kain. Lampirkan swatch fisik atau kode warna, lalu tetapkan mana yang jadi acuan bila keduanya berbeda.
Posisi Sablon dan Bordir Tanpa Jarak
Logo di dada kiri berarti apa pun bagi siapa pun. Tulis jaraknya dari titik kerah dan dari tepi kain, misalnya 7 cm di bawah titik kerah, rata tengah.
Label Lupa Ditulis
Isi label, ukuran huruf, dan posisi jahitnya adalah bagian yang paling sering telat diisi. Label yang salah tidak bisa diperbaiki setelah barang jadi, hanya diganti dengan ongkos tambahan.
Tech Pack di Fabrik Garment
Fabrik Garment adalah pusat konveksi grosir untuk brand dan bisnis. Untuk setiap pemesanan produksi, tim desainer membantu menyusun tech pack sampai semua baris terisi, sebelum pesanan masuk produksi grosir mulai 100 pcs.

Urutannya selalu sampel dulu, baru produksi, mengikuti urutan jenis sampel garmen dari proto sampai size set yang dijelaskan Techpacker. Anda menandatangani sampel yang sesuai tech pack, dan sampel itulah acuan pemeriksaan hasil.
Pemesanan bisa masuk jalur FOB atau CMT sesuai siapa menyiapkan bahan. Bagian pengadaan yang menyiapkan seragam karyawan menjalani urutan yang sama, seperti di panduan konveksi seragam kerja untuk perusahaan.

Jika dokumen Anda baru berupa gambar desain, diskusikan tech pack-nya bersama tim Fabrik Garment sebelum produksi dimulai.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Tech Pack
Apakah tech pack wajib sebelum produksi grosir?
Sebagian besar konveksi mau menerima pesanan tanpa tech pack, tetapi keputusan ukuran, warna, dan trim tetap diambil, di tempat mereka. Dokumen ini memindahkan keputusan itu kembali ke Anda dan menjadi acuan saat hasil diperiksa.
Format file apa yang diminta konveksi?
PDF untuk seluruh halaman adalah yang paling aman karena terbuka di perangkat apa pun. Tabel ukuran biasanya dikirim juga dalam Excel agar mudah direvisi, dan sketsa dalam format asli jika masih ada perubahan.
Siapa yang membuat tech pack?
Desainer produk, atau pemilik brand sendiri dengan template sederhana. Konveksi yang menerima pesanan grosir umumnya membantu merapikannya, karena merekalah yang harus membaca dokumen itu setiap hari.
Apa bedanya tech pack dan spec sheet?
Spec sheet adalah satu halaman berisi tabel ukuran, hanya sebagian dari tech pack. Tech pack lengkap menutup bahan, warna, jahitan, trim, label, sampai cara packing, dan itulah yang membuat hasil produksinya konsisten.
Sumber
- Techpacker, 12 Types of Garment Samples for Apparel Production
- Fabrik Garment, Layanan produksi
- Fabrik Garment, Perbedaan FOB dan CMT
- Fabrik Garment, Tahapan proses CMT
- Fabrik Garment, Prosedur quality control
- Fabrik Garment, Pabrik garment
Siap produksi untuk brand atau bisnis Anda? Diskusikan model, bahan, dan jadwal produksi langsung dengan tim Fabrik Garment.


